close
angkajitu88.com

Minggu, 06 Januari 2013

Penyebab Kecelakan Mobil 'Ferari' Tuxuci yang Dikendarai Menteri Dahlan Iskan

Penyebab 'Ferrari' Tuxuci tabrak tiang listrik Rem Blong. Mobil listrik 'Ferrari' Tuxuci milik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengalami kecelakaan. Kejadian itu berlangsung di Plaosan, Magetan.

Peyebab Kecelakan Tuxuci (foto:Liputan 6)
Menurut ElektrikCar, pencipta awal Tucuxi, memiliki bukti data bahwa mobil listrik tersebut sudah dibongkar dan dimodifikasi, sebelum Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengalami kecelakaan. Pihak ElektrikCar pun menyatakan tidak bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.

Data dan Bukti-bukti yang dipegang Danet Suryatama adalah foto-foto pembongkaran Tucuxi. Telihat bahwa dalam foto-foto, dibongkarnya Tucuxi ini diambil ElektrikCar pada 29 Desember 2012.

“Kami punya foto-foto bukti pembongkaran yang dilakukan oleh pihak Dahlan dan Kupu Kupu Malam. Foto tersebut kami ambil pada waktu pengambilan peralatan kerja kami di lokasi Kupu-Kupu Malam pada 29 Desember 2012,” jelas Danet Suryatama.

“Karena tidak mempunyai akses ke kendaraan tersebut, dan karena telah terjadinya pembongkaran serta penggantian peralatan dari mobil tersebut, kami dari Tim ElektrikCar menyatakan tidak bertanggung-jawab atas apa yang terjadi saat ini,” lanjut Danet.

Pihak ElektrikCar sendiri sudah mendengar bahwa penyebab kecelakaan karena adanya rem yang blong. Melalui foto yang sudah diambil pada 29 Desember, pihak Danet mengetahui adanya penggantian electric vacuum pump (untuk memperoleh tenaga penghisap bagi rem booster)

“Ada penggantian electric vacuum pump dengan peralatan yang kami tak ketahui performanya. Electric vacuum pump ini sangat penting bagi mobil elektrik untuk menghasilkan daya rem bagi kendaraan secara handal. Alat ini apabila diganti dengan produk lain yang tidak reliable akan mengakibatkan kehilangan daya rem,” tambah Danet lagi.

Dari semua pembongkaran yang dilakukan tanpa seizin dan sepengetahuan ElektrikCar, risiko kecelakaan inilah yang sangat dikhawatirkan.

“Mobil bisa kehilangan performa kendaraan atau kehilangan fitur safety-nya. Apalagi, pembongkaran ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak qualified untuk melakukannya,” tutup Danet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar